Diri Ku mengakui bahwa Nokia N73 milik ku (hehehe) memiliki fitur yang menggiurkan seperti:Memori eksternal 2GB
Kamera digital 3,2 mega pixel dari optika Carl Zeiss
Advanced auto-focus dan shutter mekanik
Layar lebar dan terang 2,4 inchi
Stereo FM dan mendukung Visual Radio
Speaker stereo 3-D yang terintegrasi
Ok, Kalo kamu pikir dengan fitur-fitur itu, Nokia N73 ME adalah untukmu. Kamu sebaiknya berpikir dua kali, terutama untuk orang yang seperti saya. Berikut adalah beberapa hal yang saya benci dari Nokia N73 ME.
Tombol “Notes” dan “Music” yang tak bisa dikonfigurasi. Nokia N73 memiliki 4 buah tombol di sekitar keypad-nya. Dua di antaranya adalah “Notes” dan “Music”. Fungsi mereka sesuai dengan nama mereka. Sekali saya sempat berpikir bahwa tombol-tombol ini sangat istimewa yang tidak bisa diubah fungsinya. Namun saya salah. Ketika saya mengubah beberapa shortcut pada mode standby dan memindahkan beberapa aplikasi ke folder preferensi saya, saat itulah saya menyadari bahwa kedua tombol ini kehilangan fungsinya. Setelah berusaha sejenak, akhirnya saya berhasil mengembalikan semua perubahan tersebut dan mengembalikan aplikasi-aplikasi ke tempatnya semula. Dan saya menemukan diri saya membenci akan fungsi memindahkan aplikasi ke folder lain adalah tidak berguna. Ada keuntungan dan kerugian dalam memindahkan aplikasi dari folder semula ke folder lain. Jadi, pilihan saya adalah saya memindahkan aplikasi-aplikasi ke folder pilihan saya dan membiarkan 2 tombol tersebut tidak berfungsi.
Keypad Nokia N73 yang berdekatan dan rata. Keypadnya saling berdekatan satu dengan lainnya, juga rata! Untuk seseorang yang memiliki jempol besar akan sangat menjengkelkan. Terutama saat mencoba menekan tombol “c”, tak pernah tercapai! Saya hampir selalu meleset ketika menekan tombol “c”.
Sumber daya perangkat keras yang terbatas. Respon yang lambat dan terbatasnya memori adalah hal yang umum saat menggunakan Nokia N73. Di sinilah saya dapat mengambil kesimpulan bahwa telepon genggam ini tidak cocok untuk orang kantoran (atau pebisnis) seperti saya.
Namun bagaimanapun juga, saya berterima kasih kepada Allah yang telah memberikan kamera yang indah dan telepon musik ini.
1 komentar:
jhahahahahahahahahahahahahaha!!!
keren blognya adek kelas ku!!!
ga nyangka kamu anag smanpa juga^^
just visit my blog yah...
wkwkwkwkwkwkwk...
ganbattene!!!
anag rumahblogger ga???
Posting Komentar